Kamrussamad: LPDP Harus Menjadi Instrumen Investasi SDM dan Penguatan Nasionalisme

Jakarta, Salampena News – Anggota DPR RI, Kamrussamad, menilai program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) harus terus diperkuat sebagai instrumen investasi negara dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berjiwa nasionalis.
Menurut Kamrussamad, pendidikan tinggi merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Ia menilai komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia patut menjadi contoh dalam pengelolaan program beasiswa negara.

“Bagi Presiden Prabowo, pendidikan tinggi adalah investasi SDM untuk menciptakan manusia-manusia unggul yang memiliki jiwa nasionalisme dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Kamrussamad.

Ia menjelaskan, sejak sebelum menjabat sebagai Presiden, Prabowo telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pendidikan generasi muda Indonesia. Saat masih menjadi pengusaha, Prabowo disebut telah memberikan bantuan beasiswa kepada sejumlah anak muda terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Beberapa di antaranya adalah Sugiono dan Sudaryono. Sugiono melanjutkan pendidikan di Norwich University, Amerika Serikat, sementara Sudaryono menempuh pendidikan di National Defense Academy of Japan.

“Dari investasi pendidikan tersebut, saat ini Sugiono dipercaya menjadi Menteri Luar Negeri, sedangkan Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Ini menunjukkan bahwa investasi pada pendidikan memberikan dampak nyata bagi bangsa,” jelasnya.

Kamrussamad juga menambahkan bahwa ketika menjabat sebagai pejabat militer maupun Menteri Pertahanan, Prabowo terus mendorong para perwira muda berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme mereka.

Selain itu, Prabowo juga memberikan perhatian kepada keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur dalam tragedi tenggelamnya kapal tersebut dengan memberikan dukungan pendidikan bagi anak-anak mereka.

Lebih lanjut, Kamrussamad mengatakan bahwa saat ini pemerintah juga memperkuat berbagai program beasiswa nasional seperti KIP Kuliah dan LPDP. Salah satu program yang disiapkan adalah pemberian beasiswa bagi 10.000 calon dokter guna mengatasi kekurangan tenaga medis di Indonesia.

Ia berharap LPDP dapat terus dikembangkan tidak hanya sebagai program bantuan pendidikan, tetapi juga sebagai strategi besar negara dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang berintegritas, kompeten, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“LPDP harus menjadi investasi jangka panjang negara untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju,” pungkas Kamrussamad. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *