Tim TGC Puskesmas Sape Turun Observasi dan Pengobatan di Desa Poja

Bima, Salam Pena News ~ Merespon laporan masyarakat tentang banyaknya masyarakat Dusun Natu Desa Poja yang diduga terkena penyakit Chikungunya, Puskesmas Sape melalui Tim TGC turun lansung ke lokasi untuk melakukan observasi dan pengobatan, Senin (04/04/2022).

Setelah mendapat informasi beberapa Minggu terakhir terdapat puluhan masyarakat Dusun Natu Desa Poja yang mengeluhkan demam, kelelahan, panas dingin, nyeri sendi menetap, sakit kepala, pegal-pegal dan semacam strum hingga tidak bisa jalan. seorang Masyarakat yang tidak ingin disebut namanya melapor ke Kepala dan petugas surveilans Puskesmas Sape .

Menanggapi laporan tersebut Pukesmas Sape mengirim Tim TGC Puskesmas Sape yang yang diketuai oleh Henita Rahmayanti S.Kep., Ners selaku petugas surveilans dan didampingi oleh dokter Urfatun Ita, petugas laboratorium, petugas Kesling dan petugas promkes langsung Turun lokasi. Kehadirannya di Dusun Natu disambut antusias oleh masyarakat.

Foto : Kegiatan Observasi dan Pengobatan Tim TGC Puskesmas Sape

Setelah disurvei dan observasi oleh Tim TGC Puskesmas Sape penyakit sebut sehingga bisa disimpulkan apa yang dikeluhkan masyarakat tersebut adalah gejala penyakit Chikungunya.

Setelah berjalan Naik turun rumah masyarakat, melakukan pengobatan dan pencatatan, Tim TGC mendapatkan 25 orang yang terdampar Chikungunya dengan rincian 10 orang telah dinyatakan sembuh dan 15 orang lainnya masih dalam masa pengobatan.

Adapun upaya yang dilakukan oleh Tim TGC Puskesmas Sape yaitu, Penyuluhan, Pengobatan, Survey Jentik, Abatesasi dilakukan pemeriksaan/Screening DBD bagi yang demam dan memiliki bintik-bintik merah terutama pada lengan serta melakukan Koordinasi lintas sektor terhadap kepala desa setempat untuk melakukan PSN dan gotong royong.

Kepala Puskesmas Sape dr. Ika Agustina menyampaikan kepada masyarakat Kecamatan Sape, khususnya masyarakat Desa Poja agar tetap menjaga kebersihan dan berbuka puasa dengan makanan-makanan yang bergiji serta meningkatkan kebersihan lingkungan sekitar, karena pada musim-musim seperti ini penyakit berbasis lingkungan sedang meningkat seperti Diare, ISPA, Demam Berdarah dan juga Chikungunya.

“Semogah masyarakat kecamatan Sape tetap menjaga pola hidup sehat dengan berbuka dan makan sahur dengan makanan bergizi serta meningkatkan kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit berbasis lingkungan seperti Diare, ISPA, Demam Berdarah dan juga Chikungunya,” ungkap dr. Ika Agustina.

Lebih lanjut kepala PKM Kecamatan Sape ini berharap agar jika ada masyarakat kecamatan Sape mengalami penyakit seperti yang di alami masyarakat Natu Desa Poja tersebut agar Segera melapor Kebagian kesehatan Desa atau bisa langsung melapor kepada pihak Puskesmas Sape.

“Kami berharap kepada masyarakat Sape pada umumnya jika terdapat keluarga, atau masyarakat lain mengalami gejala penyakitnya Diare, ISPA, Demam Berdarah dan juga Chikungunya untuk segera melapor di bidan dan perawat Desa atau di puskesmas Sape agar cepat mendapatkan pengobatan yang tepat,” harapnya.

(JD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *