Bima, Salam Pena News – Dunia pendidikan salah satu tumpukan besar negara untuk membangun peradaban anak, semakin majunya zaman semakin mundur ahlak generasi.- Minggu, 02/02/2020.
Anita Rahmawati, M.Pd, Salah satu dari sekian banyak perempuan yang peduli akan pendidikan dan ahlak anak, Wanita yang berprofesi sebagai Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Bima (STKIP Bima) ini.
Menjadikan halaman rumahnya sebagai ” “Hidi Tana’o” (Tempat Belajar), selepas Dia (Anita) sapaanya, melaksanak tugasnya sebagai dosen dan ibu rumah tangga, di Desa Ncenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima.
Ia (Anita) sedikit meluangkan waktunya untuk mendedikasikan pengetahuanya membangu pemradaban ahlak anak-anak di Kampungnya.
Dengan tempat yang sederhana, Ia tanggalkan Profesinya sebagai Dosen, ibu dua orang anak ini, menjadikan halaman rumahanya sebagai halaman peradaban, tempat belajarnya anak-anak.

Katanya, Ahlak anak sekarang tidak hanya di bangun di tempat pendidikan formal saja, lanjutnya.
Sebab arus moderen dan globalisasi makin menggairahkan, runtuhnya ahlak anak, tidak terlepas dari lupanya orang tua memberikan edukasi ahlak. Sebab ketika pendidikan formal lemah orang tualah sebagi sandaran utama”, hematnya.
Nita juga mengatakan, “menyelamatkan satu orang anak dari terpaan gaya hidup yang berlebihan, sama halnya kita menyelamatkan Dunia dari eksploitasi anak”. Katanya
Hidi Ta Na’o, “bukan sekedar tempat belajar, tapi tempat anak-anak bermain, dengan itu kita mudah membentuk mereka agar lebih baik”. Ungkapnya.
Harapanya, “untuk wanita dan ibu-ibu lain juga, memiliki niat untuk membangun halaman rumahnya sebagai tempat peradaban anak, buat diri kita sebagai inspirasi dan motivator bagi anak” Jelasnya.
“Seribukali berucap, itu lebih bernilai satu kali bertindak, dari pada banyak gosip lebih baik banyak mendidik”. tutupnya. (Pua).









