Ricuh, Dialog Pemuda dan Mahasiswa Nanga Wera Diserang Preman

Bima, Salam Pena News ~ Kegiatan DIALOK PUBLIK PEMUDA DAN MAHASISWA DESA NANGA WERA bertajuk “Rerefleksi 3 Tahun Kepemimpinan Umar, SH., Nanga Weera Bisa Apa?” Sontak ricuh karena adanya aksi premanisme oleh oknum warga setempat, Rabu (04/05/2022).

Dialog yang diadakan oleh Pemuda dan Mahasiswa Desa Nanga Wera tersebut mengundang beberapa narasumber salah satunya Kepala Desa Nanga Wera, Umar, SH. Nmun beliau tidak hadir dalam kegiatan tersebut tanpa keterangan.

Pada saat pembukaan dan berjalanya kegiatan tersebut terdengar desas-desus dari beberapa pihak yang mencoba untuk memprovokasi dan mericuhkan acara, sehingga panitiapun menghentikan kegiatan beberapa menit.

Terjadi adu jotos antara oknun preman dan panitia penyelenggara hingga akhirnya mampu diredam oleh anggota kepolisian sektor (Polsek) Wera.

“Sangat disayangkan itikat dan niat baik kami yang sudah jauh-jauh hari yang sudah melewati musyawarah mufakat dengan seluruh pemuda dan mahasiswa desa Nangawera, di nodai dengan terjadi tindakan premanisme yang dilakukan oleh sekolompok oknum yang membuat ricuh keberlangsungan acara tersebut, dengan tindakan merusak fasilitas umum bahkan datang mengancam panitia pelaksana menggunakan senjata tajam (parang) untuk menghentikan secara paksa kegiatan tersebut tanpa alasan dan tujuan yang jelas,” ungkap Sismoyo selaku ketua Panitia.

Atas kejadian tersebut panitia akan melaporkan oknum preman ke pihak yang berwajib.

“Perbuatan tersebut jelas melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, kepanitiaan merasa terancam atas tindakan oknum tersebut. Kami akan melaporkan tindakan premanisme tersebut ke pihak POLSEK WERA dan mendesak POLSEK WERA untuk segera menangkap dan mengamankan para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,” tegas Sismoyo.

Setelah suasana kondusif panitia melanjutkan kegiatan dengan sambutan dari Kaposek Wera, Iptu. Husnain.

(AW)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *