Bank NTB Syariah Hadirkan POJOK NTBS di Pasar ACC Ampenan, Perkuat Digitalisasi Pasar Tradisional

Mataram, Salampena News – PT Bank NTB Syariah kembali memperluas komitmennya dalam mendorong digitalisasi ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan layanan POJOK NTBS di Pasar ACC Ampenan, Kota Mataram. Kehadiran layanan ini merupakan replikasi dari keberhasilan implementasi transformasi digital di Pasar Dasan Agung.
Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank NTB Syariah dalam memperkuat inklusi keuangan melalui pendampingan langsung kepada pedagang dan masyarakat.

POJOK NTBS ditempatkan secara strategis di pusat aktivitas ekonomi untuk memastikan akses layanan perbankan syariah dan edukasi digital dapat dijangkau dengan mudah.

POJOK NTBS di Pasar ACC Ampenan dirancang sebagai pusat integrasi layanan yang memberikan asistensi bagi pedagang dalam beralih ke sistem pembayaran non-tunai secara real-time, sekaligus menjadi ruang konsultasi keuangan yang inklusif. Layanan Unggulan POJOK NTBS  yang tersedia meliputi: Akselerasi QRIS & DigitalisasiPendampingan langsung kepada merchant dalam penggunaan aplikasi perbankan digital serta penanganan kendala transaksi QRIS di lokasi, Sosialisasi Pembiayaan UMKM, Penyediaan informasi terkait kebijakan pembiayaan Bank NTB Syariah yang berfokus pada sektor produktif, khususnya pelaku usaha kecil dan Layanan Perbankan Syariah Konsultasi produk simpanan dan pembiayaan syariah yang mudah diakses oleh masyarakat pasar.

Sub Branch Manager Bank NTB Syariah KC Ampenan, I Wayan Sudiasa Indrawan, menyampaikan bahwa pemilihan Pasar ACC Ampenan didasarkan pada potensi ekonomi yang besar serta tingginya antusiasme pedagang.

“Kami ingin Bank NTB Syariah lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Melalui POJOK NTBS, pedagang tidak perlu datang ke kantor cabang untuk mendapatkan layanan QRIS maupun konsultasi keuangan. Cukup di pasar, semua kebutuhan bisa difasilitasi tanpa mengganggu aktivitas jual beli,” ujarnya.

Model ini merujuk pada keberhasilan di Pasar Dasan Agung yang kini telah memiliki lebih dari 129 merchant digital. Kehadiran POJOK NTBS juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah sebagai bagian dari program digitalisasi pasar tradisional di Kota Mataram. Transformasi transaksi dari tunai ke digital diharapkan mampu meningkatkan transparansi, keamanan, dan efisiensi dalam ekosistem pasar.

Sejalan dengan itu, pertumbuhan transaksi QRIS di pasar tradisional di Nusa Tenggara Barat menunjukkan tren positif. Bank NTB Syariah optimistis bahwa perluasan layanan POJOK NTBS ke berbagai pasar strategis lainnya akan semakin mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah secara signifikan hingga akhir tahun 2026. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *