DLH Kota Bima Bersihkan Ruas Jalan, Sungai, dan Taman Kota, Masyarakat Diajak Jaga Kebersihan 

Oplus_131072

Bima, Salam Pena News – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan dan keindahan kota melalui kegiatan pembersihan di sejumlah ruas jalan, kawasan sungai, dan taman-taman kota.

Pembersihan dilakukan di beberapa titik, antara lain kawasan Danatraha, tanjakan Soncotengge, jalur Amahami–Padolo, serta Sungai Rabadompu yang berada di belakang Kantor DLH Kota Bima. Selain itu, kegiatan pembersihan juga menyasar sejumlah area taman kota untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan ruang terbuka publik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DLH Kota Bima dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, tertata, dan asri. Pembersihan kawasan sungai menjadi perhatian penting karena sungai memiliki fungsi vital bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sehingga harus dijaga bersama.

Kepala Dinas DLH Kota Bima Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M, mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan sungai dengan tidak menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah.

“Mari kita jaga kebersihan Bima ini agar untuk tidak membuang sampah sembarang, baik di sungai maupun di taman-taman,” katanya Rabu (21/10/26)

Sampah yang dibuang ke sungai dapat menumpuk, menghambat aliran air, mencemari lingkungan, serta meningkatkan risiko banjir ketika terjadi hujan deras.

Sungai bukan tempat sampah, melainkan bagian penting dari lingkungan yang harus dijaga kelestariannya. Kebiasaan membuang sampah ke sungai, saluran air, maupun bantaran sungai perlu dihentikan mulai dari sekarang. 

“Masyarakat diharapkan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan memastikan sampah rumah tangga tidak terbawa ke saluran air yang bermuara ke sungai,” ajaknya

DLH Kota Bima juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sepanjang jalur Danatraha, tanjakan Soncotengge, dan jalur Amahami–Padolo, serta ikut menjaga kebersihan taman-taman kota. Jangan sampai lokasi yang telah dibersihkan oleh petugas kembali dipenuhi sampah akibat perilaku yang tidak bertanggung jawab.

“Menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Kepedulian sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan sungai, kesehatan masyarakat, dan kelestarian lingkungan,” tegas Rian

Mari bersama-sama menjaga sungai tetap bersih, aliran air tetap lancar, dan lingkungan tetap lestari. Jangan tunggu sungai tercemar atau banjir terjadi untuk menyadari pentingnya menjaga kebersihan.

“Sungai bersih, lingkungan sehat, Kota Bima nyaman. Mari jaga sungai kita, mulai dari diri sendiri dan mulai hari ini,” tandasnya (B/U)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *