Bima, Salam Pena News – Kodim 1608/Bima meresmikan jembatan perintis Garuda Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Bupati Bima diwakili Asisten II Setda Bima Drs. Agus salim SH M.si. Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M.Sc. Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K. Wadanyon c Pelopor AKP Nurdin, Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima Alfian SH. Kepala Rutan Kelas II B Raba Bima Tajudinur, A.Md.IP., S.H. Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa Muas.
Hadir juga Wakapolres Bima Kompol Supian Hadi SH. Kasat Pol PP Kab. Bima Irfan Dj SH. Danramil 1608-04/Woha Kapten Inf. Ibrahim, Kapolsek Woha IPTU Agus. Ka OPD lingkup Pemda Kab. Bima. Camat Woha diwakili Sekcam Trisna Andriani. Korwil Kec. Woha. Kepala UPT Lingkup Kec. Woha. Kades Samili Bambang AB, SE. Tomas dan Toga Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima dan Siswa-siswi SDN Samili Kec. Woha Kab. Bima.
Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan S. Kom.,M.SC., mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia sekaligus program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat.
“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah bersama TNI AD dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah,” katanya Senin (26/10/26)
Lanjut Dandim, Jembatan Gantung Garuda di Desa Samili ini menjadi salah satu jembatan pertama yang dikerjakan oleh Kodim 1608/Bima di Kabupaten Bima.
“Untuk Ke depannya pembangunan jembatan serupa juga direncanakan di sejumlah wilayah lainnya, di antaranya Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, serta wilayah Kecamatan Madapangga, ucapnya
Dandim juga berharap dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan aman, serta anak-anak menuju sekolah semakin dekat, dan aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian, perdagangan, dan berbagai kebutuhan lainnya, dapat berjalan lebih lancar
“Pembangunan ini juga merupakan simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi,” bebernya
Oleh karena itu, Dandim berpesan kepada Kepala Desa Samili agar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini. Manfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya, jangan sampai dirusak atau digunakan secara tidak semestinya, sehingga jembatan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
“Mari kita syukuri pembangunan ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah melalui TNI AD. Semoga keberadaan Jembatan Gantung Garuda ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta menjadi penghubung yang mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tandasnya (B/U









