Bima, Salam Pena News – Akses infrastruktur jalan raya yang menghubungkan Desa Kuta sampai Desa Kaowa di wilayah Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, mengalami kerusakan yang sangat parah.
Kondisi jalan yang amblas dan berlubang ini cukup lama serta rusaknya sejumlah fasilitas penunjang memaksa warga setempat bertindak mandiri menggalang dana (Open Donasi).
Ketua penggalangan dana Nurjanah mengatakan, terpaksa masyarakat Lambitu harus melakukan swadaya untuk perbaikan jalan raya yang sudah lama tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah maupun anggota DPRD Kabupaten Bima.
“Alhamdulillah sampai sekarang yang sudah terkumpul sekitar 18 juta Rupiah,” katanya. Kamis (24/9/26)
Tujuan swadaya ini lanjut Nurjanah, hanya demi menyambung urat nadi perekonomian masyarakat Lambitu sembari menunggu perhatian serius dari Bupati Bima dan Anggota DPRD Kabupaten Bima Khusus Wilayah Dapil VI.
Warga berharap pengalokasian anggaran pemeliharaan jalan darurat dapat segera direalisasikan demi keselamatan berkendara serta kelancaran aktivitas ekonomi pertanian yang menjadi tumpuan utama masyarakat Lambitu.
“Kami juga berharap kepada pemerintah daerah dan anggota DPRD Kabupaten Bima untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan jalan di Kecamatan Lambitu ini,” tandasnya (B/U)









