Bima, Salam Pena News – Pemerintah Kabupaten Bima terus mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program Selasa Menyapa. Kali ini, program tersebut menyambangi Desa Lewintana dan Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, dengan menghadirkan berbagai pelayanan langsung bagi masyarakat sekaligus meninjau kondisi infrastruktur yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy tersebut menjadi bagian dari pendekatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui program ini, pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan warga, mendengarkan persoalan di lapangan, serta mengidentifikasi kebutuhan yang memerlukan penanganan lintas perangkat daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama masyarakat, dilanjutkan penanaman pohon di area Kantor Desa Lewintana, SDN Bajo, dan SMPN 1 Soromandi. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk merawat ruang hidup yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung terhadap jembatan ambruk di Desa Lewintana. Infrastruktur itu merupakan akses penting yang menghubungkan warga dengan kawasan pertanian. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena akses jalan pertanian memiliki peran dalam mendukung aktivitas masyarakat, distribusi hasil produksi, dan pergerakan ekonomi desa.
Peninjauan lapangan ini memberikan gambaran langsung mengenai kondisi infrastruktur yang dihadapi warga. Dengan melihat situasi secara langsung, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi persoalan secara lebih konkret sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan, kebutuhan, dan kemampuan anggaran daerah.
Di bidang kesehatan, Pemkab Bima memberikan perhatian terhadap pemenuhan gizi anak melalui pemantauan layanan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan. Pada kesempatan yang sama, bantuan telur diserahkan secara simbolis kepada anak-anak yang terindikasi mengalami stunting. Upaya tersebut merupakan bagian dari perhatian terhadap perbaikan gizi, yang perlu didukung pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi keluarga, serta keterlibatan tenaga kesehatan dan masyarakat.
Pelayanan kesehatan terpadu juga dihadirkan bagi warga Desa Lewintana, meliputi pemeriksaan tes IVA, pelayanan Keluarga Berencana (KB), hingga aksi donor darah. Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas kesehatan secara rutin, termasuk melakukan pemeriksaan untuk mendukung deteksi dini penyakit dan menjaga kesehatan keluarga.
Tidak hanya menyasar sektor kesehatan dan infrastruktur, program Selasa Menyapa juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung di lokasi kegiatan. Kehadiran layanan tersebut memberikan kemudahan bagi warga dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan ke pusat pelayanan. Pendekatan ini diharapkan membantu memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan yang mudah dijangkau.
Lebih dari sekadar agenda kunjungan, Selasa Menyapa menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat untuk melihat langsung persoalan yang dihadapi warga. Berbagai kebutuhan yang ditemukan di lapangan, mulai dari infrastruktur pertanian, kesehatan anak, pelestarian lingkungan hingga administrasi kependudukan, menjadi catatan penting bagi perangkat daerah dalam menyusun tindak lanjut sesuai prioritas pembangunan.
Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Irfan Zubaidy melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah hingga tingkat desa. Pembangunan tidak hanya diukur dari program yang direncanakan, tetapi juga dari sejauh mana pelayanan dapat diakses masyarakat dan persoalan warga memperoleh perhatian serta penanganan yang terukur. Sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi unsur penting agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan di Desa Lewintana dan Desa Bajo ditutup dengan pemasangan prasasti program Selasa Menyapa oleh Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima, didampingi Camat Soromandi, di depan kedua kantor desa tersebut. Pemasangan prasasti itu menandai berakhirnya kegiatan sekaligus menjadi penanda pelaksanaan program pelayanan dan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat di Kecamatan Soromandi.
Melalui Selasa Menyapa, Pemerintah Kabupaten Bima berupaya membangun pola pelayanan yang semakin dekat, responsif, dan terintegrasi. Harapannya, berbagai persoalan yang ditemukan di desa tidak berhenti sebagai catatan kunjungan, tetapi dapat ditindaklanjuti secara bertahap melalui koordinasi perangkat daerah dan partisipasi masyarakat demi mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Bima. (B/U)









