Gedung SDN Inpres Doridungga Rusak Parah, Alumni dan Warga Patungan Saat Pemda Bima Dinilai Abai

Bima, Salampena News- Semangat gotong royong ditunjukkan oleh alumni, guru, komite sekolah, dan masyarakat dalam upaya merehabilitasi gedung SDN Inpres Doridungga yang telah lama mengalami kerusakan parah. Rehabilitasi dilakukan secara swadaya setelah kondisi bangunan sekolah dinilai semakin memprihatinkan dan belum mendapatkan penanganan dari pemerintah.

Melalui penggalangan donasi yang dilakukan oleh Komite SDN Inpres Doridungga, berhasil terkumpul dana sebesar Rp4.350.000. Selain itu, masyarakat juga memberikan sumbangan material berupa 18 pohon kayu, 4 balok jati, 2 redi jati, dan 1 batang gordi untuk mendukung proses rehabilitasi gedung sekolah.

Dana dan material tersebut akan digunakan untuk memperbaiki bagian atap salah satu lokal gedung sekolah yang telah roboh dan mengalami kerusakan berat selama bertahun-tahun. Perbaikan gedung sekolah itu agar dapat dimanfaatkan atau digunakan sebagai ruang kelas lagi, demi memberikan kenyamanan serta keamanan proses belajar ditengah padatnya siswa ajar di sekolah tersebut.

Pembangunan sekolah tersebut luput dari bantuan Pemerintah Daerah. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang alumni SDN Inpres Doridungga yang enggan disebutkan namanya. Ia mengkritik pemerintah yang dinilai menutup mata terhadap perbaikan fasilitas pendidikan yang menjadi ruang belajar bagi generasi penerus bangsa.

“Fasilitas pendidikan seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah. Sangat disayangkan ketika gedung sekolah yang kondisinya sudah rusak berat belum juga mendapatkan bantuan perbaikan,” ujarnya, Jum’at  (31/07/2026).

Meski demikian, semangat kebersamaan masyarakat tidak surut. Alumni, guru, komite sekolah, dan warga memilih bergotong royong agar proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Mereka berharap langkah swadaya tersebut mampu mengatasi kerusakan gedung sekolah, khususnya pada bagian atap yang telah roboh dan rusak total. Selain itu, masyarakat juga berharap di bawah kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Bima dr. Irfan, Pemerintah Kabupaten Bima dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kondisi SDN Inpres Doridungga dengan membuka mata atas masih adanya sebagian ruang kelas yang mengalami kerusakan. Harapan tersebut agar pemerintah segera mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi gedung sekolah sehingga seluruh siswa dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bima.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *