Ratusan Warga Sape Bima Turun ke Jalan, Aksi Bela Ulama

Bima, Salam Pena News ~ Ratusan warga Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sape Peduli Ulama, menggelar Aksi Bela Ulama di depan Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Sape, Sabtu (1/8/2026).

Aksi damai tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kehormatan ulama sekaligus menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar senantiasa menjaga adab dan menghormati para ulama.
Massa aksi yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Sape memadati kawasan depan Mapolsek Sape sejak pagi hari. Dengan membawa spanduk dan poster berisi ajakan menjaga persatuan serta menghormati ulama, para peserta secara bergantian menyampaikan orasi yang menekankan pentingnya etika dalam bermedia sosial dan menjaga nama baik para tokoh agama.

Bacaan Lainnya

Ketua Aliansi Masyarakat Sape Peduli Ulama, Mukhlis, dalam orasinya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan untuk menciptakan konflik, melainkan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap marwah ulama yang selama ini menjadi panutan umat dalam membimbing kehidupan keagamaan dan sosial.

Menurutnya, ulama memiliki kedudukan yang sangat mulia di tengah masyarakat. Karena itu, setiap bentuk penghinaan, pelecehan, maupun penyebaran ujaran yang menyerang kehormatan ulama tidak boleh dibiarkan dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan tuntutan kepada Kapolsek Sape agar segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelecehan nama baik ulama melalui media sosial Facebook yang diduga dilakukan oleh akun bernama Mery Baby ALeaka Midewifery bersama beberapa pihak lainnya. Massa meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum atas laporan yang telah disampaikan.

Selain menyampaikan tuntutan hukum, para peserta aksi juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial, menghindari penyebaran ujaran kebencian, fitnah, maupun konten yang berpotensi memecah belah persatuan umat.

Aksi damai tersebut turut dihadiri sejumlah ulama, ustaz, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat Kecamatan Sape. Di antaranya Ketua GP Ansor Kecamatan Sape, Koordinator KAHMI Kecamatan Sape Ustaz Subhan, Ustaz Idhar, Ustaz Dr. Munir, M.Pd, Ustaz Muslim, Ustaz Arifin, Ustaz Jauhari, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya yang memberikan dukungan moral terhadap aksi tersebut.

Dalam kesempatan itu, para ulama menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa mengedepankan akhlak mulia, menjaga persatuan umat, serta tetap menghormati ulama sebagai pewaris perjuangan para nabi. Mereka juga mengimbau agar seluruh proses penyelesaian persoalan dilakukan melalui jalur hukum tanpa tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Melalui aksi tersebut, Aliansi Masyarakat Sape Peduli Ulama berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan yang telah diajukan sesuai prosedur hukum yang berlaku, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga adab dalam berkomunikasi, baik di kehidupan sehari-hari maupun di ruang digital, demi terciptanya kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat.

Selama aksi berlangsung, aparat Kepolisian Sektor Sape melakukan pengamanan sehingga kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

(EB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *